Friday, August 3, 2007

menunda kematian -edited-

jangan pergi ketika banyak kekacauan terjadi, itulah yang dibilang orang pada para pengecut. tapi apa arti kata pengecut sekarang ini. masihkah seperti seorang samurai yang harus menebus kekalahan dengan nyawanya melalui ritual harakiri. pengecut kini sudah tidak berarti lagi dan sering diplesetkan menjadi mundur selangkah untuk maju seribu langkah.
aku terhenyak ketika melihat seorang lelaki tua menuntun gerobaknya yang dipenuhi gorengan sekedar untuk bertahan hidup. aku terhenyak ketika berjalan pulang bertemu dengan wanita tua menuntun gerobaknya yang penuh dengan kardus. jarak kontak antara kami begitu dekat sehingga terjadilah perbincangan di antara kami dalam perjalanan pada pukul tiga dini hari. rupanya tanpa sadar wanita tua itu memperhatikanku. karena memang kami sering berpapasan walau tanpa bertegur sapa. tapi kupikir apakah semudah itu orang terbuka pada pribadi yang baru melakukan interaksi untuk pertama kali. aku sering merasakan ini, kenapa orang begitu percaya, ada apa dengan gw. anjing! apa si yang sebenernya yang Lo rencanakan?? jujur gw bingung, segini berat to beban putra fajar. sial!

No comments:

Post a Comment