Friday, January 26, 2007

kebenaran

pembuka..
ada beberapa hal ketika saya mencari kebenaran di ruang maya. berharap pada sebuah situs pencari raksasa. dibawanya saya ketempat terang, namun lapang hingga seratus halaman. sampai pada halaman ke seratus saya belum menemukan apa arti kebenaran. yang ada hanya kebenaran nisbi yang masuk ke dalam toples pribadi. hingga saat ini saya masih terlalu kecewa dan pada akhirnya saya akan memproklamasikan kebenaran saya sendiri. hingga, tidak perlu lagi merasa sangsi.

isi
kebenaran bukan kebetulan
karena kebenaran berbeda dengan kebetulan, walaupun pada prinsipnya benar dan betul memiliki arti yang rancu. entah sama, entah beda. kebenaran adalah benar dan menyangkut hari nurani. kebetulan adalah betul, akan tetapi masih dalam taraf permukaan dan menyangkut kejadian faktual karena masih selalu berhubungan dengan kejadian lain. oleh karena itu, kebetulan tidak bisa berdiri sendiri. berbeda dengan kebenaran memiliki maknanya sendiri dan mandiri akan tetapi mesti dicari.
karena benar pasti selalu menyangkut hati nurani. maka benar menurut saya juga benar menurut orang. kebenaran umum kalau socrates bilang.

penutup
demikian proklamasi kebenaran menurut saya, jika ada kata-kata yang kurang berkenan mohon maaf. akan tetapi maaf disini bukan berarti minta dimaafkan. akan tetapi maaf karena saya sedikit arogan.

No comments:

Post a Comment