Posts

my another word

the sealed lies always truncated the truth never told life never live the pace never stop and what can God do to us except give us a salvation God dont give me that I want my own word without your rule's please get out from your hiding place!

>>tunggulah aku disisiNya, tenanglah<<

Image
Dauzan Farouk (81 thn), sosok ini bukanlah seorang selebritis, bintang AFI atau idol yang setiap hari menghiasi layar teve. Dari tubuh rentanya telah terlahir sebuah pencerahan akan arti sesungguhnya yaitu berjuang. Di usianya yang telah sepuluh windu dia bersepeda membagikan buku untuk memberikan pencerahan ilmu sesungguhnya. Setiap lapisan masyarakat dia sentuh, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, kuli pasar, tukang becak menjadi target konsumennya. Lewat tangan telatennya telah lahir taman bacaan MABULIR, Kauman, Yogya. Saat ini Mbah Dauzan (panggilan akrabnya) telah mengelola 27 pusat belajar. Hebatnya lagi semua biaya operasional dia tanggung sendiri dengan uang pensiunnya. Bahkan saat ini untuk mengaji dua orang karyawannya dia menggunakan uang simpanan yang sedianya akan digunakan untuk berhaji yang kedua kalinya. Beginilah seharusnya generasi muda meneladani arti pejuangan untuk bangsa dari seorang Dauzan Farouk. Akan merasa kerdil diri ini jika dibanding dengan apa yang telah ...

Menyapa teman vitual

kebanyakan dari kita yang ngeblog, menggunakan forum dan relasi sosial untuk berdiskusi, bertukar pandangan, melakukan interaksi dengan orang dari segala penjuru dunia. dengan beberapa kita berinteraksi lebih dari yang lainnya. tentu saja, diskusi secara online kadang-kadang menghasilkan beberapa pertukaran email. kita mulai merasakan ada sesuatu hubungan yang lebih tinggi. persamaan pandangan, persamaan kepribadian atau situasi kehidupan yang sangat bersahabat, kadang persahabatan ini juga berkembang karena kita mempelajari sesuatu yang baru dari yang lain. belajar sesuatu dari orang lain adalah aspek terbesar dari ngeblog dan "saya" merasa orang-orang ngeblog karena mereka suka bertemu orang-orang yang berfikir. jadi "saya" mengira-ngira beberapa hal tentang gejala-gejala ini : 1. apakah persahabatan virtual berbeda dengan persahabatan di dunia nyata bagi anda ? jika ya, jelaskan ? Oke saya fikir kata-kata dunia nyata tidak sepenuhnya akurat disini karena persahab...

nggak mau punya hp lagii

berpuluh kali ganti hp tapi emang kenyataannya gw nggak berbakat pegang hp. :(( gw nggak mau punya hp lagii.

keras, keras

hidup itu keras, tidak ada tempat bagi lilin lilin untuk hidup. entah di surga nanti. setelah api membakar habis tubuh lilin entah berapa nilai pengorbanannya. tidak ada apapun yang diharapkan oleh lilin. selain kedamaian dan ketenangan hati. tapi sayang dunia terlalu keras oleh hegemoni dan kekuatan. dimana lilin pasti lebih memilih mundur dan mencari arti dari itu. dalam kesunyian dalam keheningan, baik malam maupun siang lilin terus membakar. menerangi, tapi entah untuk siapa dan demi apa.

Yang terlintas hari ini

aku adalah nila di dekat sebelanga susu. hati hati karena aku adalah malapetaka bagi susu itu. mungkin itulah takdir nila yang tidak boleh bersatu dengan susu. ini hanyalah sebuah cerita tidak ada hubungannya dengan kejadian apapun. jangan pernah menduga mungkin nanti anda yang tersiksa. tapi aku menemukan sebuah kejujuran pada nila. nila tidak mau menjadi orang lain nila ingin menjadi nila. hanya saja apakah sebuah kejujuran (bukan kebenaran) akan berakhir pada penyesalan yang panjang. ada pepatah mengatakan walaupun pahit jujur tetap jalan yang terbaik. pepatah tinggallah pepatah bahkan kini menjadi mitos, cerita dongeng untuk si upik yang diharapkan perkembangannya sesuai dengan teori-teori yang ada di buku. dan menjadikannya insan kamil setelah besar nanti. sekarang teori tinggal teori, teori hanya kerangka teknis. dan setiap teknis pasti memiliki kelemahan, bahkan huberman sekalipun. teori tentang cinta kini menjadi basi dan terkubur dalam perut bumi. begitupun dalam hati, bukan ...

menunda kematian -edited-

Image
jangan pergi ketika banyak kekacauan terjadi, itulah yang dibilang orang pada para pengecut. tapi apa arti kata pengecut sekarang ini. masihkah seperti seorang samurai yang harus menebus kekalahan dengan nyawanya melalui ritual harakiri. pengecut kini sudah tidak berarti lagi dan sering diplesetkan menjadi mundur selangkah untuk maju seribu langkah. aku terhenyak ketika melihat seorang lelaki tua menuntun gerobaknya yang dipenuhi gorengan sekedar untuk bertahan hidup. aku terhenyak ketika berjalan pulang bertemu dengan wanita tua menuntun gerobaknya yang penuh dengan kardus. jarak kontak antara kami begitu dekat sehingga terjadilah perbincangan di antara kami dalam perjalanan pada pukul tiga dini hari. rupanya tanpa sadar wanita tua itu memperhatikanku. karena memang kami sering berpapasan walau tanpa bertegur sapa. tapi kupikir apakah semudah itu orang terbuka pada pribadi yang baru melakukan interaksi untuk pertama kali. aku sering merasakan ini, kenapa orang begitu percaya, ada apa...