<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102</id><updated>2011-11-27T15:27:25.288-08:00</updated><category term='cinta'/><category term='yang terdetik'/><title type='text'>--FRAGMENTATION--</title><subtitle type='html'>don't ever hope, even to God!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>17</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-100405142084565990</id><published>2009-09-30T15:56:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T15:59:03.332-07:00</updated><title type='text'>Gadis Kecil dan Sang Hujan</title><content type='html'>Seorang gadis kecil berdiri di depan jendela dengan wajah sendu. matanya menatap kosong ke arah guyuran hujan yang jatuh membasahi bumi. Menatap pohon-pohon yang bermandikan air hujan. jalanan terlihat lengang. hanya satu dua orang yang berlari menerobos hujan dengan payung di tangan. semua memilih meringkuk di dalam rumah yang hangat dengan segelas minuman hangat dan gorengan pengganjal perut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis kecil itu terdiam membayangkan andai saja rumahnya bisa sehangat itu. gadis kecil menoleh ke dalam rumah. di lihatnya rumah besar yang kosong melompong. tidak ada tawa renyah disana. apa lagi segelas coklat hangat dan wangi pisang goreng panas kesukaannya di atas meja. gadis kecil itu menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama, terdengar suara celoteh dan tawa riang anak-anak kecil. gadis kecil itu buru-buru berlari ke jendela dan menatap keluar rumah. di lihatnya banyak anak-anak kecil sebayanya berlarian di tengah hujan. menari di bawah guyuran air. semua tampak riang gembira. mata gadis kecil itu langsung berbinar senang. harapan untuk bermain bersama tersirat di wajahnya. sesaat ingatannya melayang ke masa lalu, saat dia dan kakak laki-lakinya bermain air di taman rumah. ayah mereka menyemprotkan air dari selang membuat hujan buatan untuk mereka. gadis kecil dan kakak laki-lakinya berlarian kesana-kemari menyiramkan air ke ayah mereka. rumah itu penuh gelak tawa dan kebahagiaan. Hingga sang ibu datang membawakan handuk dan segelas susu hangat dan meminta mereka berhenti main air. Gadis kecil itu tersenyum mengingat itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anak laki-laki sebayanya menghampiri jendela rumah gadis kecil itu. “ayo main ujan-ujanan. seru tauu..” ujar anak itu yang tampak menggigil kedinginan di bawah hujan. gadis kecil hanya menggeleng dengan wajah sedih. “aku nggak boleh hujan-hujanan sama mama.. kalo mama tahu, aku bisa di marahin.. lagian bentar lagi papa ku pulang.. aku mau main sama papa aja”. anak laki-laki itu tertawa. “ah.. payah lo..” anak laki-laki itu kembali berlarian bersama teman-temannya. mereka tertawa gembira. gadis kecil itu hanya menatap dari balik jendela. dilema antara memuaskan keinginannya atau mematuhi kata-kata orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis itu hanya berucap membesarkan hatinya “nggak usah main sama temen-temen deh.. sebentar lagi kan papa pulang.. aku bisa main sama papa..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gadis kecil itu menunggu dan terus menunggu.. hingga dewasa pun dia masih terus menunggu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;by : &lt;a href="http://www.luviemelati.com"&gt;Luvie&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-100405142084565990?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/100405142084565990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/09/gadis-kecil-dan-sang-hujan.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/100405142084565990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/100405142084565990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/09/gadis-kecil-dan-sang-hujan.html' title='Gadis Kecil dan Sang Hujan'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-5638309774133783942</id><published>2009-09-30T15:21:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T15:34:48.971-07:00</updated><title type='text'>Ajari Aku Cara Memeluk Landak</title><content type='html'>Cassie menunggu dengan antusias. Kaki kecilnya bolak-balik melangkah dari ruang tamu ke pintu depan. Diliriknya jalan raya depan rumah. Belum ada. Cassie masuk lagi. Keluar lagi. Belum ada. Masuk lagi. Keluar lagi. Begitu terus selama hampir satu jam. Suara si Mbok yang menyuruhnya berulang kali untuk makan duluan, tidak dia gubris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pukul 18.30. Tinnn… Tiiiinnnnn…!! Cassie kecil melompat girang! Mama pulang! Papa pulang! Dilihatnya dua orang yang sangat dia cintai itu masuk ke rumah. Yang satu langsung menuju ke kamar mandi. Yang satu mengempaskan diri di sofa sambil mengurut-urut kepala. Wajah-wajah yang letih sehabis bekerja seharian, mencari nafkah bagi keluarga. Bagi si kecil Cassie juga, yang tentunya belum mengerti banyak. Di otaknya yang kecil, Cassie cuma tahu, ia kangen Mama dan Papa, dan ia girang Mama dan Papa pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mama, mama…. Mama, mama….” Cassie menggerak-gerakkan tangan. “Mama….” Mama diam saja. Dengan cemas Cassie bertanya, “Mama sakit ya? Mana yang sakit? Mam, mana yang sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama tidak menjawab. Hanya mengernyitkan alis sambil memejamkan mata.Cassie makin gencar bertanya, “Mama, mama…mana yang sakit? Cassie ambilin obat ya? Ya? Ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba… “Cassie!! Kepala mama lagi pusing! Kamu jangan berisik!” Mama membentak dengan suara tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaget, Cassie mundur perlahan. Matanya menyipit. Kaki kecilnya gemetar. Bingung. Cassie salah apa? Cassie sayang Mama… Cassie salah apa? Takut-takut, Cassie menyingkir ke sudut ruangan. Mengamati Mama dari jauh, yang kembali mengurut-ngurut kepalanya. Otak kecil Cassie terus bertanya-tanya: Mama, Cassie salah apa? Mama tidak suka dekat-dekat Cassie? Cassie mengganggu Mama? Cassie tidak boleh sayang Mama, ya? Berbagai peristiwa sejenis terjadi. Dan otak kecil Cassie merekam semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tahun-tahun berlalu. Cassie tidak lagi kecil. Cassie bertambah tinggi. Cassie remaja. Cassie mulai beranjak menuju dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tin.. Tiiinnn… ! Mama pulang. Papa pulang. Cassie menurunkan kaki dari meja. Mematikan TV. Buru-buru naik ke atas, ke kamarnya, dan mengunci pintu. Menghilang dari pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cassie mana?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah makan duluan, Tuan, Nyonya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu mereka kembali hanya makan berdua. Dalam kesunyian berpikir dengan hati terluka: Mengapa anakku sendiri, yang kubesarkan dengan susah payah, dengan kerja keras, nampaknya tidak suka menghabiskan waktu bersama-sama denganku? Apa salahku? Apa dosaku? Ah, anak jaman sekarang memang tidak tahu hormat sama orangtua! Tidak seperti jaman dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas, Cassie mengamati dua orang yang paling dicintainya dalam diam. Dari jauh. Dari tempat di mana ia tidak akan terluka. “Mama, Papa, katakan padaku, bagaimana caranya memeluk seekor landak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By : &lt;a href="http://www.luviemelati.com"&gt;Luvie&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-5638309774133783942?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/5638309774133783942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/09/ajari-aku-cara-memeluk-landak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/5638309774133783942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/5638309774133783942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/09/ajari-aku-cara-memeluk-landak.html' title='Ajari Aku Cara Memeluk Landak'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-8107081694649856187</id><published>2009-01-27T10:12:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T10:53:04.584-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta'/><title type='text'>Cintaku Sayang Jelitaku Bintang</title><content type='html'>Fragmentasi - Sebenernya judul asli dari tulisan ini adalah Perempuan yang dicintai Suamiku tapi gw repost ulang disini. dari postingan aslinya di blognya &lt;a href="http://laskarpelangi1.blogspot.com/2009/01/perempuan-yg-dicintai-suamiku.html"&gt;laskar pelangi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CERITA yang Baguss untuk direnungkan. ..(&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fatima&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kehidupan pernikahan kami awalnya baik2 saja menurutku. Meskipun menjelang pernikahan selalu terjadi konflik, tapi setelah menikah Mario tampak baik dan lebih menuruti apa mauku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tidak pernah bertengkar hebat, kalau marah dia cenderung diam dan pergi kekantornya bekerja sampai subuh, baru pulang kerumah, mandi, kemudian mengantar anak kami sekolah. Tidurnya sangat sedikit, makannya pun sedikit. Aku pikir dia workaholic.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menciumku maksimal 2x sehari, pagi menjelang kerja, dan saat dia pulang kerja, itupun kalau aku masih bangun. Karena waktu pacaran dia tidak pernah romantis, aku pikir, memang dia tidak romantis, dan tidak memerlukan hal2 seperti itu sebagai ungkapan sayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami jarang ngobrol sampai malam, kami jarang pergi nonton berdua, bahkan makan berdua diluarpun hampir tidak pernah. Kalau kami makan di meja makan berdua, kami asyik sendiri dengan sendok garpu kami, bukan obrolan yang terdengar, hanya denting piring yang beradu dengan sendok garpu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hari libur, dia lebih sering hanya tiduran dikamar, atau main dengan anak2 kami, dia jarang sekali tertawa lepas. Karena dia sangat pendiam, aku menyangka dia memang tidak suka tertawa lepas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengira rumah tangga kami baik2 saja selama 8 tahun pernikahan kami. Sampai suatu ketika, disuatu hari yang terik, saat itu suamiku tergolek sakit dirumah sakit, karena jarang makan, dan sering jajan di kantornya, dibanding makan dirumah, dia kena typhoid, dan harus dirawat di RS, karena sampai terjadi perforasi di ususnya. Pada saat dia masih di ICU, seorang perempuan datang menjenguknya. Dia memperkenalkan diri, bernama meisha, temannya Mario saat dulu kuliah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha tidak secantik aku, dia begitu sederhana, tapi aku tidak pernah melihat mata yang begitu cantik seperti yang dia miliki. Matanya bersinar indah, penuh kehangatan dan penuh cinta, ketika dia berbicara, seakan2 waktu berhenti berputar dan terpana dengan kalimat2nya yang ringan dan penuh pesona. Setiap orang, laki2 maupun perempuan bahkan mungkin serangga yang lewat, akan jatuh cinta begitu mendengar dia bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha tidak pernah kenal dekat dengan Mario selama mereka kuliah dulu, Meisha bercerita Mario sangat pendiam, sehingga jarang punya teman yang akrab. 5 bulan lalu mereka bertemu, karena ada pekerjaan kantor mereka yang mempertemukan mereka. Meisha yang bekerja di advertising akhirnya bertemu dengan Mario yang sedang membuat iklan untuk perusahaan tempatnya bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai mengingat2 5 bulan lalu ada perubahan yang cukup drastis pada Mario, setiap mau pergi kerja, dia tersenyum manis padaku, dan dalam sehari bisa menciumku lebih dari 3x. Dia membelikan aku parfum baru, dan mulai sering tertawa lepas. Tapi disaat lain, dia sering termenung didepan komputernya. Atau termenung memegang Hp-nya. Kalau aku tanya, dia bilang, ada pekerjaan yang membingungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat Meisha pernah datang pada saat Mario sakit dan masih dirawat di RS. Aku sedang memegang sepiring nasi beserta lauknya dengan wajah kesal, karena Mario tidak juga mau aku suapi. Meisha masuk kamar, dan menyapa dengan suara riangnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hai Rima, kenapa dengan anak sulungmu yang nomor satu ini ? tidak mau makan juga? uhh… dasar anak nakal, sini piringnya, " lalu dia terus mengajak Mario bercerita sambil menyuapi Mario, tiba2 saja sepiring nasi itu sudah habis ditangannya. Dan….aku tidak pernah melihat tatapan penuh cinta yang terpancar dari mata suamiku, seperti siang itu, tidak pernah seumur hidupku yang aku lalui bersamanya, tidak pernah sedetikpun !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatiku terasa sakit, lebih sakit dari ketika dia membalikkan tubuhnya membelakangi aku saat aku memeluknya dan berharap dia mencumbuku. Lebih sakit dari rasa sakit setelah operasi caesar ketika aku melahirkan anaknya. Lebih sakit dari rasa sakit, ketika dia tidak mau memakan masakan yang aku buat dengan susah payah. Lebih sakit daripada sakit ketika dia tidak pulang kerumah saat ulang tahun perkawinan kami kemarin. Lebih sakit dari rasa sakit ketika dia lebih suka mencumbu komputernya dibanding aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi aku tidak pernah bisa marah setiap melihat perempuan itu. Meisha begitu manis, dia bisa hadir tiba2, membawakan donat buat anak2, dan membawakan ekrol kesukaanku. Dia mengajakku jalan2, kadang mengajakku nonton. kali lain, dia datang bersama suami dan ke-2 anaknya yang lucu2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah bertanya, apakah suamiku mencintai perempuan berhati bidadari itu? karena tanpa bertanya pun aku sudah tahu, apa yang bergejolak dihatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu sore, mendung begitu menyelimuti jakarta, aku tidak pernah menyangka, hatikupun akan mendung, bahkan gerimis kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak sulungku, seorang anak perempuan cantik berusia 7 tahun, rambutnya keriting ikal dan cerdasnya sama seperti ayahnya. Dia berhasil membuka password email Papa nya, dan memanggilku, " Mama, mau lihat surat papa buat tante Meisha ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tertegun memandangnya, dan membaca surat elektronik itu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Meisha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiranmu bagai beribu bintang gemerlap yang mengisi seluruh relung hatiku, aku tidak pernah merasakan jatuh cinta seperti ini, bahkan pada Rima. Aku mencintai Rima karena kondisi yang mengharuskan aku mencintainya, karena dia ibu dari anak2ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku menikahinya, aku tetap tidak tahu apakah aku sungguh2 mencintainya. Tidak ada perasaan bergetar seperti ketika aku memandangmu, tidak ada perasaan rindu yang tidak pernah padam ketika aku tidak menjumpainya. . Aku hanya tidak ingin menyakiti perasaannya. Ketika konflik2 terjadi saat kami pacaran dulu, aku sebenarnya kecewa, tapi aku tidak sanggup mengatakan padanya bahwa dia bukanlah perempuan yang aku cari untuk mengisi kekosongan hatiku. Hatiku tetap terasa hampa, meskipun aku menikahinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak tahu, bagaimana caranya menumbuhkan cinta untuknya, seperti ketika cinta untukmu tumbuh secara alami, seperti pohon2 beringin yang tumbuh kokoh tanpa pernah mendapat siraman dari pemiliknya. Seperti pepohonan di hutan2 belantara yang tidak pernah minta disirami, namun tumbuh dengan lebat secara alami. Itu yang aku rasakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak akan pernah bisa memilikimu, karena kau sudah menjadi milik orang lain dan aku adalah laki2 yang sangat memegang komitmen pernikahan kami. Meskipun hatiku terasa hampa, itu tidaklah mengapa, asal aku bisa melihat Rima bahagia dan tertawa, dia bisa mendapatkan segala yang dia inginkan selama aku mampu. Dia boleh mendapatkan seluruh hartaku dan tubuhku, tapi tidak jiwaku dan cintaku, yang hanya aku berikan untukmu. Meskipun ada tembok yang menghalangi kita, aku hanya berharap bahwa engkau mengerti, you are the only one in my heart.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yours,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mario&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;----------------&lt;br /&gt;Mataku terasa panas. Jelita, anak sulungku memelukku erat.. Meskipun baru berusia 7 tahun, dia adalah malaikat jelitaku yang sangat mengerti dan menyayangiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku tidak pernah mencintaiku. Dia tidak pernah bahagia bersamaku. Dia mencintai perempuan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mengumpulkan kekuatanku. Sejak itu, aku menulis surat hampir setiap hari untuk suamiku. Surat itu aku simpan diamplop, dan aku letakkan di lemari bajuku, tidak pernah aku berikan untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang dia berikan untukku aku kembalikan padanya. Aku mengumpulkan tabunganku yang kusimpan dari sisa2 uang belanja, lalu aku belikan motor untuk mengantar dan menjemput anak2ku. Mario merasa heran, karena aku tidak pernah lagi bermanja dan minta dibelikan bermacam2 merek tas dan baju.. Aku terpuruk dalam kehancuranku. Aku dulu memintanya menikahiku karena aku malu terlalu lama pacaran, sedangkan teman2ku sudah menikah semua. Ternyata dia memang tidak pernah menginginkan aku menjadi istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa tidak berharganya aku. Tidakkah dia tahu, bahwa aku juga seorang perempuan yang berhak mendapatkan kasih sayang dari suaminya ? Kenapa dia tidak mengatakan saja, bahwa dia tidak mencintai aku dan tidak menginginkan aku ? itu lebih aku hargai daripada dia cuma diam dan mengangguk dan melamarku lalu menikahiku. Betapa malangnya nasibku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mario terus menerus sakit2an, dan aku tetap merawatnya dengan setia. Biarlah dia mencintai perempuan itu terus didalam hatinya. Dengan pura2 tidak tahu, aku sudah membuatnya bahagia dengan mencintai perempuan itu. Kebahagiaan Mario adalah kebahagiaanku juga, karena aku akan selalu mencintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;**********&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun kemudian…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha membuka amplop surat2 itu dengan air mata berlinang. Tanah pemakaman itu masih basah merah dan masih dipenuhi bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mario, suamiku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak pernah menyangka pertemuan kita saat aku pertama kali bekerja dikantormu, akan membawaku pada cinta sejatiku. Aku begitu terpesona padamu yang pendiam dan tampak dingin. Betapa senangnya aku ketika aku tidak bertepuk sebelah tangan. Aku mencintaimu, dan begitu posesif ingin memilikimu seutuhnya. Aku sering marah, ketika kamu asyik bekerja, dan tidak memperdulikan aku. Aku merasa diatas angin, ketika kamu hanya diam dan menuruti keinginanku… Aku pikir, aku si puteri cantik yang diinginkan banyak pria, telah memenuhi ruang hatimu dan kamu terlalu mencintaiku sehingga mau melakukan apa saja untukku…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku keliru…. aku menyadarinya tepat sehari setelah pernikahan kita. Ketika aku membanting hadiah jam tangan dari seorang teman kantor dulu yang aku tahu sebenarnya menyukai Mario.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku melihat matamu begitu terluka, ketika berkata, " kenapa, Rima ? Kenapa kamu mesti cemburu ? dia sudah menikah, dan aku sudah memilihmu menjadi istriku ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak perduli,dan berlalu dari hadapanmu dengan sombongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang aku menyesal, memintamu melamarku. Engkau tidak pernah bahagia bersamaku. Aku adalah hal terburuk dalam kehidupan cintamu. Aku bukanlah wanita yang sempurna yang engkau inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrimu,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rima"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di surat yang lain,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"………Kehadiran perempuan itu membuatmu berubah, engkau tidak lagi sedingin es. Engkau mulai terasa hangat, namun tetap saja aku tidak pernah melihat cahaya cinta dari matamu untukku, seperti aku melihat cahaya yang penuh cinta itu berpendar dari kedua bola matamu saat memandang Meisha……"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disurat yang kesekian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"…….Aku bersumpah, akan membuatmu jatuh cinta padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah berubah, Mario. Engkau lihat kan, aku tidak lagi marah2 padamu, aku tidak lagi suka membanting2 barang dan berteriak jika emosi. Aku belajar masak, dan selalu kubuatkan masakan yang engkau sukai. Aku tidak lagi boros, dan selalau menabung. Aku tidak lagi suka bertengkar dengan ibumu. Aku selalu tersenyum menyambutmu pulang kerumah. Dan aku selalu meneleponmu, untuk menanyakan sudahkah kekasih hatiku makan siang ini? Aku merawatmu jika engkau sakit, aku tidak kesal saat engkau tidak mau aku suapi, aku menungguimu sampai tertidur disamping tempat tidurmu, dirumah sakit saat engkau dirawat, karena penyakit pencernaanmu yang selalu bermasalah…….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun belum terbit juga, sinar cinta itu dari matamu, aku akan tetap berusaha dan menantinya…….."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha menghapus air mata yang terus mengalir dari kedua mata indahnya… dipeluknya Jelita yang tersedu-sedu disampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disurat terakhir, pagi ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"…………..Hari ini adalah hari ulang tahun pernikahan kami yang ke-9. Tahun lalu engkau tidak pulang kerumah, tapi tahun ini aku akan memaksamu pulang, karena hari ini aku akan masak, masakan yang paling enak sedunia. Kemarin aku belajar membuatnya dirumah Bude Tati, sampai kehujanan dan basah kuyup, karena waktu pulang hujannya deras sekali, dan aku hanya mengendarai motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku tiba dirumah kemarin malam, aku melihat sinar kekhawatiran dimatamu. Engkau memelukku, dan menyuruhku segera ganti baju supaya tidak sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah engkau suamiku,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama hampir 15 tahun aku mengenalmu, 6 tahun kita pacaran, dan hampir 9 tahun kita menikah, baru kali ini aku melihat sinar kekhawatiran itu dari matamu, inikah tanda2 cinta mulai bersemi dihatimu ?………"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelita menatap Meisha, dan bercerita,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Siang itu Mama menjemputku dengan motornya, dari jauh aku melihat keceriaan diwajah mama, dia terus melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Aku tidak pernah melihat wajah yang sangat bersinar dari mama seperti siang itu, dia begitu cantik. Meskipun dulu sering marah2 kepadaku, tapi aku selalu menyayanginya. Mama memarkir motornya diseberang jalan, Ketika mama menyeberang jalan, tiba2 mobil itu lewat dari tikungan dengan kecepatan tinggi…… aku tidak sanggup melihatnya terlontar, Tante….. aku melihatnya masih memandangku sebelum dia tidak lagi bergerak……" Jelita memeluk Meisha dan terisak-isak. Bocah cantik ini masih terlalu kecil untuk merasakan sakit di hatinya, tapi dia sangat dewasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha mengeluarkan selembar kertas yang dia print tadi pagi. Mario mengirimkan email lagi kemarin malam, dan tadinya aku ingin Rima membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dear Meisha,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama setahun ini aku mulai merasakan Rima berbeda, dia tidak lagi marah2 dan selalu berusaha menyenangkan hatiku. Dan tadi, dia pulang dengan tubuh basah kuyup karena kehujanan, aku sangat khawatir dan memeluknya. Tiba2 aku baru menyadari betapa beruntungnya aku memiliki dia. Hatiku mulai bergetar…. Inikah tanda2 aku mulai mencintainya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terus berusaha mencintainya seperti yang engkau sarankan, Meisha. Dan besok aku akan memberikan surprise untuknya, aku akan membelikan mobil mungil untuknya, supaya dia tidak lagi naik motor kemana-mana. Bukan karena dia ibu dari anak2ku, tapi karena dia belahan jiwaku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meisha menatap Mario yang tampak semakin ringkih, yang masih terduduk disamping nisan Rima. Diwajahnya tampak duka yang dalam. Semuanya telah terjadi, Mario. Kadang kita baru menyadari mencintai seseorang, ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Jakarta, 7 Januari 2009  (dedicated to my friend....may you rest in peace...)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-8107081694649856187?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/8107081694649856187/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/01/cintaku-sayang-jelitaku-bintang.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8107081694649856187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8107081694649856187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2009/01/cintaku-sayang-jelitaku-bintang.html' title='Cintaku Sayang Jelitaku Bintang'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-7309950412278396886</id><published>2008-07-18T02:57:00.000-07:00</published><updated>2008-07-18T04:24:50.400-07:00</updated><title type='text'>Cerita Cinta yang mengharukan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SIB5gFQN9mI/AAAAAAAAAWg/ahy8pK0PUbs/s1600-h/Drafts.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SIB5gFQN9mI/AAAAAAAAAWg/ahy8pK0PUbs/s320/Drafts.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5224309159822751330" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Fragmentasi - Dapet kiriman email dari si Luvie Melati isinya tentang cerita cinta yang terjadi di China and kerennya cerita ini sampe menggetarkan hati semua orang sampai pemerintahan lokal di China. ini nih gw Quote cerita dari emailnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Ada sebuah kisah cinta yg menakjubkan dari China yang baru beredar belakangan ini dan mengharukan dunia. Cerita mengenai seorang pria dan wanita yang lebih tua yang kabur dari desa mereka dan saling mencintai dgn tenang lebih dari setengah abad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria China berusia lebih dari 70 tahun yang telah membuat dgn tangannya sendiri lebih dari 6,000 anak tangga di gunung untuk istrinya yg berusia 80 tahun telah meninggal di rumah gua buatan mereka setelah tinggal di sana lebih dari 50 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50  tahun lalu, , Liu Guo Jiang, seorang pemuda berusia  19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda beranak satu berusia 29 tahun bernama Xu Chaoqin..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak jauh berbeda dgn kisah roman Shakespeare's Romeo dan Juliet, teman serta kenalan mengkritik hubungan mereka karena perbedaan usia dan juga Xu telah mempunyai anak.&lt;br /&gt;Waktu itu, seorang pria mencintai wanita yang lebih tua adalah hal yang tak bisa diterima dan immoral. Untuk menghindari gossip dan ancaman terhadap hubungan mereka, pasangan itu memutuskan untuk melarikan diri dan hidup di gua di Jian Gjin di Southern ChongQing Municipality.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, hidup begitu sulit karena mereka tak punya apa2, tak ada listrik dan makanan. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, dan Liu membuat lampu kerosin untuk menerangi rumah mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xu merasa ia telah mengikat Liu dan berulang kali menanyakan padanya, 'Apa kau menyesal?'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Liu selalu menjawab, 'selama kita rajin, hidup kita akan membaik.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai tahun kedua hidup bersama di gunung, Liu mulai dan selama 50 tahun terus menerus membuat anak tangga dgn tangannya supaya istrinya bisa turun gunung dgn lebih mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Separuh abad kemudian di tahun 2001, sekelompok petualang menjelajah hutan dan terkejut menemukan pasangan tua di sana dan lebih dari 6,000 anak tangga buatan tangan. Liu MingSheng,  salah satu dari tujuh anak mereka berkata, 'orang tuaku saling mencintai, mereka telah hidup terpencil lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah satu hari pun. Ia membuatkan anak tangga untuk ibu, meskipun ibu tidak sering2 turun gunung.'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasangan itu telah hidup lebih dari 50 tahun sampai minggu lalu. Liu, yang telah berusia 72 tahun, setelah kembali dari bercocok tanam tiba-tiba pingsan. Xu duduk dan berdoa dgn suaminya saat suaminya meninggal dalam pelukannya. Liu begitu mencintai Xu sehingga orang-orang sulit untuk melepaskan pegangan tangannya pada istrinya bahkan setelah ia meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Kau berjanji akan menjagaku, kau akan bersamaku sampai aku mati. Sekarang kau pergi mendahuluiku. Bagaimana mgkn aku hidup tanpamu? '&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Xu melewati hari-hari dgn membisikkan kata-kata ini setiap hari dan menyentuh peninggalan suaminya dgn wajah yang penuh air mata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                                                                                            Pada tahun 2006, kisah mereka menjadi salah satu dari 10 kisah cinta terbaik dari China , yang dikumpulkan oleh Chinese Women Weekly. Pemerintah local memutuskan untuk merawat Tangga cinta dan tempat yang mereka tinggali sebagai museum, supaya kisah cinta ini bisa hidup selamanya.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keren banget ya kalo semisal Shakespare masih hidup dibikin naskah drama juga kali ya yang sekelas kaya Romeo and Julietnya. mungkin masih banyak cerita yang cinta yang lebih dahsyat daripada cerita ini akan tetapi cuma mereka dan Tuhan yang tahu! tetap hidup dalam cinta dan kasih sayang!. karena cintalah kita masih ada, Cinta Tuhan pada makhluknya :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-7309950412278396886?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/7309950412278396886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/07/cerita-cinta-yang-mengharukan.html#comment-form' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/7309950412278396886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/7309950412278396886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/07/cerita-cinta-yang-mengharukan.html' title='Cerita Cinta yang mengharukan'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SIB5gFQN9mI/AAAAAAAAAWg/ahy8pK0PUbs/s72-c/Drafts.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-1975089134728944514</id><published>2008-03-29T07:38:00.000-07:00</published><updated>2008-03-29T11:20:01.326-07:00</updated><title type='text'>Antara Swasta dan Negeri</title><content type='html'>tadi sore mata tertahan pada printer yang berkelap-kelip, ada pekerjaan tertunda rupanya, setelah beberapa detik berlalu keluarlah print out artikel sebanyak tiga lembar bertajuk diskriminasi antara pegawai negeri dan swasta. memang bukan rahasia lagi, pekerjaan pegawai negeri selalu diminati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ingat perjuangan zaman kemerdekaan. Antara Tentara dan rakyat sama berjuang dengan konsekwensi mati!. Tugas Tentara Mempertahankan Negara. Rakyat mempertahankan mimpi tentang masa depan yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu, sebenarnya mana yang harus diperhatikan. pengabdi negara, atau rakyat yang berkeringat. jadi ingat postingan saya &lt;a href="http://www.pandinurdiansyah.com/ketika-konsumen-tidak-punya-produsen"&gt;jika konsumen tidak punya produsen&lt;/a&gt; bagaimana jika tidak ada orang yang mau menjadi swasta / mandiri lebih memilih untuk menjadi pns. setidaknya, dapat dipastikan tidak ada perbedaan antara swasta dan negeri selain dana pensiun.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-1975089134728944514?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/1975089134728944514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/03/antara-swasta-dan-negeri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/1975089134728944514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/1975089134728944514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/03/antara-swasta-dan-negeri.html' title='Antara Swasta dan Negeri'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-8154749558743848421</id><published>2008-01-26T23:43:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T23:58:46.734-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='yang terdetik'/><title type='text'>Jika aku mati</title><content type='html'>melihat orang besar mati pukul 1 siang tadi, membuat aku berfikir jika ku mati nanti apakah ada yang menangisi, apakah ada yang berkabung apakah ada yang merindu, dan semuanya berakhir dengan ? (tanda tanya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;melihat orang besar sakit dikelilingi dokter dokter ahli timbul pertanyaan apakah orang orang pinggiran akan diperlakukan sama ketika mereka sakit. atau mereka akan dibiarkan menunggu dalam kesakitannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untung aku bukan orang besar, aku hanya orang kecil yang menyayangkan nasib orang pinggiran yang dibiarkan menunggu dalam kesakitannya di bangku rumah sakit. sambil menunggu surat keterangan tidak mampu dari RT /RW setempat. jika saja tidak harus seperti itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-8154749558743848421?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/8154749558743848421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/01/jika-aku-mati.html#comment-form' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8154749558743848421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8154749558743848421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/01/jika-aku-mati.html' title='Jika aku mati'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-4789471190096981797</id><published>2008-01-26T21:32:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T21:44:18.639-08:00</updated><title type='text'>my another word</title><content type='html'>the sealed lies always truncated&lt;br /&gt;the truth never told&lt;br /&gt;life never live&lt;br /&gt;the pace never stop&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;and what can God do to us&lt;br /&gt;except give us a salvation&lt;br /&gt;God dont give me that&lt;br /&gt;I want my own word&lt;br /&gt;without your rule's&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;please get out from your hiding place!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-4789471190096981797?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/4789471190096981797/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/01/my-another-word.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/4789471190096981797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/4789471190096981797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2008/01/my-another-word.html' title='my another word'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-7666368859901914682</id><published>2007-10-07T11:36:00.000-07:00</published><updated>2007-10-07T11:40:53.417-07:00</updated><title type='text'>&gt;&gt;tunggulah aku disisiNya, tenanglah&lt;&lt;</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vnMM7WU8NRjjuM:http://www.rumahdunia.net/nimages/455.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 113px; height: 84px;" src="http://tbn0.google.com/images?q=tbn:vnMM7WU8NRjjuM:http://www.rumahdunia.net/nimages/455.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dauzan Farouk (81 thn), sosok ini bukanlah seorang selebritis, bintang AFI atau idol yang setiap hari menghiasi layar teve. Dari tubuh rentanya telah terlahir sebuah pencerahan akan arti sesungguhnya yaitu berjuang. Di usianya yang telah sepuluh windu dia bersepeda membagikan buku untuk memberikan pencerahan ilmu sesungguhnya. Setiap lapisan masyarakat dia sentuh, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, kuli pasar, tukang becak menjadi target konsumennya. Lewat tangan telatennya telah lahir taman bacaan MABULIR, Kauman, Yogya. Saat ini Mbah Dauzan (panggilan akrabnya) telah mengelola 27 pusat belajar. Hebatnya lagi semua biaya operasional dia tanggung sendiri dengan uang pensiunnya. Bahkan saat ini untuk mengaji dua orang karyawannya dia menggunakan uang simpanan yang sedianya akan digunakan untuk berhaji yang kedua kalinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah seharusnya generasi muda meneladani arti pejuangan untuk bangsa dari seorang Dauzan Farouk. Akan merasa kerdil diri ini jika dibanding dengan apa yang telah dilakukan mbah Dauzan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang harus diakui bangsa kita saat ini sedang terpuruk, sakit yang akut. Namun bukan berarti tidak punya harapan untuk sembuh. Ada harapan tentang keindahan di esok hari. Ada pencerahan yang saat ini harus kita cari. Di pundak pemudalah semua itu tertumpu. Sanggupkah menerima tantangan itu? Anda sendiri yang akan menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini perpustakaan MABULIR yang dikelolanya masih aktif. Namun ada sedikit resah yang ditumpahkan oleh Erni Pratiwi,Drs. MM, putri sulung Dauzan Faruk saat berkunjung ke Rumah Dunia di bulan Agustus, sehari setelah menerima Paramadina Award 2005. Siapa gerangan yang akan meneruskan estafet perjuangan perpustakaan MABULIR (Majalah dan Buku Keliling Bergilir) yang selama ini Dauzan Farouk kelola. Putra putrinya semua tinggal di &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1191781321_12"&gt;Jakarta&lt;/span&gt;. Sendiri Dauzan faruk mencurahkan cintanya untuk perpustakaan yang saat ini memiliki koleksi lebih dari 10.000 judul buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:85%;" &gt;**Dalam penutupan peringatan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1191781321_13"&gt;World Book Day&lt;/span&gt; 2007 (29/4) di Diknas, seluruh komunitas yang hadir sepakat untuk memberikan penghargaan kepada beliau. Beliau, adalah seorang teladan yang menginspirasi komunitas dan relawan untuk berbuat lebih baik lagi. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-7666368859901914682?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/7666368859901914682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/10/tunggulah-aku-disisinya-tenanglah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/7666368859901914682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/7666368859901914682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/10/tunggulah-aku-disisinya-tenanglah.html' title='&gt;&gt;tunggulah aku disisiNya, tenanglah&lt;&lt;'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-1651722437973362317</id><published>2007-10-06T05:04:00.000-07:00</published><updated>2007-10-06T05:09:12.620-07:00</updated><title type='text'>Menyapa teman vitual</title><content type='html'>kebanyakan dari kita yang ngeblog, menggunakan forum dan relasi sosial untuk berdiskusi, bertukar pandangan, melakukan interaksi dengan orang dari segala penjuru dunia. dengan beberapa kita berinteraksi lebih dari yang lainnya. tentu saja, diskusi secara online kadang-kadang menghasilkan beberapa pertukaran email. kita mulai merasakan ada sesuatu hubungan yang lebih tinggi. persamaan pandangan, persamaan kepribadian atau situasi kehidupan yang sangat bersahabat, kadang persahabatan ini juga berkembang karena kita mempelajari sesuatu yang baru dari yang lain. belajar sesuatu dari orang lain adalah aspek terbesar dari ngeblog dan "saya" merasa orang-orang ngeblog karena mereka suka bertemu orang-orang yang berfikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jadi "saya" mengira-ngira beberapa hal tentang gejala-gejala ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;1. apakah persahabatan virtual berbeda dengan persahabatan di dunia nyata bagi anda ? jika ya, jelaskan ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke saya fikir kata-kata dunia nyata tidak sepenuhnya akurat disini karena persahabatan virtual juga merupakan persahabatan di dunia nyata kecuali kita tidak bertemu dengan semua teman virtual kita dalam bentuk fisik, makan bersama, dan berlibur bersama. dLL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2. apakah mungkin mengembangkan ikatan dengan orang-orang secara online karena kadang lebih mudah bertukar pikiran dalam bentuk tulisan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya" berpikir disinilah beberapa isu yang bertentangan yang menjadikan kita ragu untuk mengekspresikan diri dalam sudut pandang dan pendapat yang jujur jika dikatakan begitu apakah karena faktor ketakutan dinilai buruk atau bahkan dipukuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;3. dan dari semuanya, saya mengira, apakaah kita akan merasakan perasaan yang sama dengan sahabat online kita setelah kita pernah bertemu mereka di dalam bentuk fisik?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;atau akankan persepsi yang kita kembangkan ketika  membaca kata-kata mereka di dalam layar monitor berubah setelah bertemu? maukan anda sedikit memastikan apakah yang anda lihat sepenuhnya adalah orang yang berbeda dari gambaran yang tercipta tentang mereka sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;diterjemahkan dari &lt;a href="http://www.thethinkingblog.com/2007/07/meeting-your-virtual-friends.html"&gt;the thingking blog&lt;/a&gt; oleh &lt;a href="http://pandinurdiansyah.blogspot.com"&gt;pandi merdeka&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-1651722437973362317?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/1651722437973362317/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/10/menyapa-teman-vitual.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/1651722437973362317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/1651722437973362317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/10/menyapa-teman-vitual.html' title='Menyapa teman vitual'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-8045436630986356676</id><published>2007-09-01T01:40:00.000-07:00</published><updated>2007-09-01T01:45:04.515-07:00</updated><title type='text'>nggak mau punya hp lagii</title><content type='html'>berpuluh kali ganti hp tapi emang kenyataannya gw nggak berbakat pegang hp. :(( gw nggak mau punya hp lagii.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-8045436630986356676?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/8045436630986356676/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/09/nggak-mau-punya-hp-lagii.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8045436630986356676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/8045436630986356676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/09/nggak-mau-punya-hp-lagii.html' title='nggak mau punya hp lagii'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-2899760994563180041</id><published>2007-08-25T07:48:00.000-07:00</published><updated>2007-08-25T07:57:46.146-07:00</updated><title type='text'>keras, keras</title><content type='html'>hidup itu keras, tidak ada tempat bagi lilin lilin untuk hidup. entah di surga nanti. setelah api membakar habis tubuh lilin entah berapa nilai pengorbanannya. tidak ada apapun  yang diharapkan oleh lilin. selain kedamaian dan ketenangan hati. tapi sayang dunia terlalu keras oleh hegemoni dan kekuatan. dimana lilin pasti lebih memilih mundur dan mencari arti dari itu. dalam kesunyian dalam keheningan, baik malam maupun siang lilin terus membakar. menerangi, tapi entah untuk siapa dan demi apa.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-2899760994563180041?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/2899760994563180041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/keras-keras.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2899760994563180041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2899760994563180041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/keras-keras.html' title='keras, keras'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-3541382430150338983</id><published>2007-08-07T08:12:00.000-07:00</published><updated>2007-08-07T08:43:47.761-07:00</updated><title type='text'>Yang terlintas hari ini</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;aku adalah nila di dekat sebelanga susu. hati hati karena aku adalah malapetaka bagi susu itu. mungkin itulah takdir nila yang tidak boleh bersatu dengan susu. ini hanyalah sebuah cerita tidak ada hubungannya dengan kejadian apapun. jangan pernah menduga mungkin nanti anda yang tersiksa. tapi  aku menemukan sebuah kejujuran pada nila. nila tidak mau menjadi orang lain nila ingin menjadi nila. hanya saja apakah sebuah kejujuran (bukan kebenaran) akan berakhir pada penyesalan yang panjang. ada pepatah mengatakan walaupun pahit jujur tetap jalan yang terbaik. pepatah tinggallah pepatah bahkan kini menjadi mitos, cerita dongeng untuk si upik yang diharapkan perkembangannya sesuai dengan teori-teori yang ada di buku. dan menjadikannya insan kamil setelah besar nanti. sekarang teori tinggal teori, teori hanya kerangka teknis. dan setiap teknis pasti memiliki kelemahan, bahkan huberman sekalipun. teori tentang cinta kini menjadi basi dan terkubur dalam perut bumi. begitupun dalam hati, bukan tertawa ternyata yang membuat beku hati, tapi kenyataan pahit.&lt;br /&gt;tapi tak ada pengaruhnya bagi penulis tulisan ini. karena penulis selalu melewati hari dengan tertawa., menertawakan diri sendiri., mengapa penulis bisa sebodoh ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-3541382430150338983?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/3541382430150338983/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/yang-terlintas-hari-ini.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/3541382430150338983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/3541382430150338983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/yang-terlintas-hari-ini.html' title='Yang terlintas hari ini'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-2651723626847671914</id><published>2007-08-03T13:14:00.000-07:00</published><updated>2007-08-07T08:12:11.519-07:00</updated><title type='text'>menunda kematian -edited-</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;jangan pergi ketika banyak kekacauan terjadi, itulah yang dibilang orang pada para pengecut. tapi apa arti kata pengecut sekarang ini. masihkah seperti seorang samurai yang harus menebus kekalahan dengan nyawanya melalui ritual harakiri.  pengecut kini sudah tidak berarti lagi dan sering diplesetkan menjadi mundur selangkah untuk maju seribu langkah.&lt;br /&gt;aku terhenyak ketika melihat seorang lelaki tua menuntun gerobaknya yang dipenuhi gorengan sekedar untuk bertahan hidup. aku terhenyak ketika berjalan pulang bertemu dengan wanita tua menuntun gerobaknya yang penuh dengan kardus. jarak kontak antara kami begitu dekat sehingga terjadilah perbincangan di antara kami dalam perjalanan pada pukul tiga dini hari. rupanya tanpa sadar wanita tua itu memperhatikanku. karena memang kami sering berpapasan walau tanpa bertegur sapa. tapi kupikir apakah semudah itu orang terbuka pada pribadi yang baru melakukan interaksi untuk pertama kali. aku sering merasakan ini, kenapa orang begitu percaya, ada apa dengan gw. anjing! apa si yang sebenernya yang Lo rencanakan?? jujur gw bingung, segini berat to beban putra fajar. sial!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/RrONaTEQT_I/AAAAAAAAAB8/NBPJG-YBubo/s1600-h/pandi+signature.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/RrONaTEQT_I/AAAAAAAAAB8/NBPJG-YBubo/s320/pandi+signature.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5094571086420398066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-2651723626847671914?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/2651723626847671914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/love-actually-inside-me.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2651723626847671914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2651723626847671914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/08/love-actually-inside-me.html' title='menunda kematian -edited-'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/RrONaTEQT_I/AAAAAAAAAB8/NBPJG-YBubo/s72-c/pandi+signature.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-4462179710804858999</id><published>2007-07-23T17:08:00.000-07:00</published><updated>2007-07-23T17:30:45.326-07:00</updated><title type='text'>BiarKan inI jadi PersemBahan</title><content type='html'>Jadi apa ya nanti? kebanyakan anak-anak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;rada subversif sih tapi yang pasti kalo dulu pas gue jadi anak-anak dan temen-temen gw juga (yang masih masih anak-anak tentunya)&lt;/span&gt; kebanyakan pengen jadi pilot. tapi pas kelas enam SD cita-cita itu pupus dan menjadi dendam yang membara. bukan lantaran gigi yang ompong. tapi lantaran dunia begitu mudah ditipu oleh tuhan-tuhan kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi apa artinya sebuah dendam sekarang, biarkan itu jadi persembahan. hal itu semakin kuat ketika dapet jadwal ngeliput tamu dari Canada yang mau berbagi pengalaman. umur mereka rata - rata 30 . salah satu diantara mereka sempat mengatakan. kalian saya yakin baru berumur 20 -an masih muda dan penuh kemarahan. tugas kalian sekarang adalah bagaimana memproyeksikan kemarahan itu menjadi sebuah tenaga gerak yang dahsyat. buat apa kemarahan jika bersifat destruktif yang dapat berakibat fatal baik pada diri maupun pada lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu apa artinya sebuah dendam sekarang, biarkan itu jadi persembahan. segala hal yang telah pergi tidak mungkin kembali. dan apa yang bisa kita lakukan, imagi memutar waktu begitu naif. bahkan seekor keledaipun tak akan masuk ke lubang yang sama dua kali. pasrah mungkin terlalu kasar, rela mungkin bahasa yang lebih tepat. rela meninggalkan masa lalu untuk masa depan yang lebih baik dan apakah sebenarnya masa depan yang lebih baik itu?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ketika kuketik ini. aku masih membayangkan masa depanku, entah cerah entah suram, biarkan ini menjadi persembahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-4462179710804858999?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/4462179710804858999/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/07/biarkan-ini-jadi-persembahan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/4462179710804858999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/4462179710804858999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/07/biarkan-ini-jadi-persembahan.html' title='BiarKan inI jadi PersemBahan'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-764336358882399122</id><published>2007-07-18T13:52:00.000-07:00</published><updated>2007-07-18T15:46:21.295-07:00</updated><title type='text'>cerita tentang keperkasaanya di masa lalu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;malam ini tepat pukul 3.50 am waktu indonesia barat. dua kucing bertarung, hitam dan putih. dari postur tubuh kucing hitam lebih besar dan pede untuk memenangkan pertarungan. terlihat di wajah kucing putih rasa khawatir akan kekalahan. kucing putih coba untuk menghindari pertarungan, tapi emosi berkata lain. kucing hitam terus saja memaksa untuk bertarung. kucing putih melarikan diri dan menabrak sebuah besi. lukanya parah namun mayatnya tak juga terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku teringat kucingku, namanya nongi. lucu memang. nongi terlahir dalam keadaan cacat, kaki belakangnya lumpuh. ketika buang air besar pun nongi harus relakan sebagian tubuhnya terkena kotorannya sendiri. hidupnya penuh derita, tanpa ayah dan ibu. ia dipungut ibuku ketika ingin dibuang tetanggaku. tapi sekarang nongi pun telah pergi. pemakamannya tepat di depan rumahku yang kini menjadi jalan raya. saat saat terakhirnya, nongi memaksakan diri dengan kaki lumpuhnya berlari sejauh mungkin dari rumah. agar orang orang yang memiharanya tidak perlu repot karena kematiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi bukan kematiannya yang kuingat tapi keperkasaan dan ketabahannya dalam menjalani hidup. sebagai kucing cacat nongi adalah pejantan kucing yang tangguh. tidak satupun kucing liar yang berani mendekati rumah. walaupun postur tubuh kucing itu lebih besar dari postur badannya, nongi tidak pernah gentar. ada satu kejadian ketika ada anak kucing liar yang masih kecil tersesat di rumah pada saat waktu makan. nongi dengan rela memberikan bagiannya untuk kucing itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beribu luka ditubuhnya, tapi ku yakin lebih banyak luka di hatinya.&lt;br /&gt;itu lah yang kuingat dari kucingku, nongi.&lt;br /&gt;tidak gentar melawan musuh dan, selalu mengikuti kata hati yang benar walau membahayakan nyawanya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-764336358882399122?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/764336358882399122/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/07/cerita-tentang-keperkasaanya-di-masa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/764336358882399122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/764336358882399122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/07/cerita-tentang-keperkasaanya-di-masa.html' title='cerita tentang keperkasaanya di masa lalu'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-2232654094268973645</id><published>2007-01-26T05:13:00.000-08:00</published><updated>2007-07-07T09:36:41.888-07:00</updated><title type='text'>kebenaran</title><content type='html'>pembuka..&lt;br /&gt;ada beberapa hal ketika saya mencari kebenaran di ruang maya. berharap pada sebuah situs pencari raksasa. dibawanya saya ketempat terang, namun lapang hingga seratus halaman. sampai pada halaman ke seratus saya belum menemukan apa arti kebenaran. yang ada hanya kebenaran nisbi yang masuk ke dalam toples pribadi. hingga saat ini saya masih terlalu kecewa dan pada akhirnya saya akan memproklamasikan kebenaran saya sendiri. hingga, tidak perlu lagi merasa sangsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;isi &lt;br /&gt;kebenaran bukan kebetulan&lt;br /&gt;karena kebenaran berbeda dengan kebetulan, walaupun pada prinsipnya benar dan betul memiliki arti yang rancu. entah sama, entah beda. kebenaran adalah benar dan menyangkut hari nurani. kebetulan adalah betul, akan tetapi masih dalam taraf permukaan dan menyangkut kejadian faktual karena masih selalu berhubungan dengan kejadian lain. oleh karena itu, kebetulan tidak bisa berdiri sendiri. berbeda dengan kebenaran memiliki maknanya sendiri dan mandiri akan tetapi mesti dicari. &lt;br /&gt;karena benar pasti selalu menyangkut hati nurani. maka benar menurut saya juga benar menurut orang. kebenaran umum kalau socrates bilang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;penutup &lt;br /&gt;demikian proklamasi kebenaran menurut saya, jika ada kata-kata yang kurang berkenan mohon maaf. akan tetapi maaf disini bukan berarti minta dimaafkan. akan tetapi maaf karena saya sedikit arogan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-2232654094268973645?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/2232654094268973645/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/01/kebenaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2232654094268973645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2232654094268973645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/01/kebenaran.html' title='kebenaran'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7644415810493364102.post-2133002391041993981</id><published>2007-01-04T19:10:00.000-08:00</published><updated>2007-07-07T09:41:09.067-07:00</updated><title type='text'>--what we have been is what we are--</title><content type='html'>are you ever see the cosmos.  are you ever see your deep truly heart.  if not why? or you never want to see it.&lt;br /&gt;are you remember how old are you now, what pace did you trough, no really answer!. even i can't answer that question. if one of u can answer that. my great solutation to u.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i always think that my whole life is following the desteny and scrambled by wind.&lt;br /&gt;in my home town. my old president Soekarno, - i have a nice fun read all his biography- he have a nick, the son of the dawn. people say that the son of the dawn have its own desteny and cannot be changed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if that so, im also the son of the dawn&lt;br /&gt;and what will be my desteny.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;life is like a box of chocolate, u never know berfore u taste it&lt;/span&gt;" &lt;span style="font-style: italic;"&gt;forest gump&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7644415810493364102-2133002391041993981?l=absurdityoff.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://absurdityoff.blogspot.com/feeds/2133002391041993981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/01/what-we-have-been-is-what-we-are.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2133002391041993981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7644415810493364102/posts/default/2133002391041993981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://absurdityoff.blogspot.com/2007/01/what-we-have-been-is-what-we-are.html' title='--what we have been is what we are--'/><author><name>pandi merdeka</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://bp2.blogger.com/_DUzLVG6IBpQ/SB_EOoLP5hI/AAAAAAAAATE/pDy6Jbjk1BU/S220/pandi125.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
